Bidak Kuda, Kau Pengkhianat!

Bidak Catur. Ilustrasi google
Syahmat! atau yang lebih populer di kalangan pecinta permainan catur adalah sekakmat!
Yap! Sekakmat adalah akhir cerita, akhir permainan. Berbagai proses berjalan dengan menegangkan! Disain strategi, serangan dan terkadang pola strategi yang sudah terangkai di dalam otak kita seketika buyar hanya gara-gara lawan memasang serangan yang mematikan.
Sesak nafas? Jelas. Memutar otak perlahan, menyusun dan merangkai serangan. Hingga sebuah kata, "Sekakmat!!"
Dalam permainan catur, ada beberapa nama yang tersemat di setiap bidak-bidaknya. di antaranya, raja, ratu, menteri, kuda, benteng dan pion.
Dari sejumlah bidak-bidak kecil tersebut, bagiku bidak yang paling berbahaya adalah bidak KUDA! aku mengumpamakannya dengan si "Supel".
kenapa supel? karena hanya dialah bidak yang dapat melenggang bebas keluar dari sarangnya dengan cara melangkahi pion-pion yang berjejer di depan. Hanya bidak kuda yang dengan pongahnya keluar dan menjalankan misinya, bidak yang lain? Nanti, setelah langkah pion kecil di depan terbuka. Ribet, kan?
aku mengumpamakannya dengan si supel, karena berkat dialah langkah strategi dari lawan mudah dideteksi. Tentu dalam permainan catur lawan akan memberi langkah perdananya untuk mengantisipasi serangan. Bukankah dia sebagai bidak pemancing yang hebat?
Dalam dunia nyata, sering kita menjumpai pelbagai macam tipe karakter orang, ada yang heboh, ada yang berisik, ada yang pendiam, ada yang bicara lebih blak-blakan. Biasanya, orang yang heboh, banyak relasi dan kolega membuatnya mudah berkecimpung di dalam dunia apa saja. Tidak peduli, apakah dunia politik, dunia sains, dunia ekonomi, dunia hukum, sosial dan budaya. Mereka adalah orang yang supel, mereka banyak teman juga banyak tahu. Mereka bergerak tanpa diikat oleh sebuah aturan. Bodo amat dengan peraturan!
Jika dia memanfaatkan informasi tersebut untuk konsumsi pribadi, maka tak akan memicu konflik. Yang akan menjadi masalah adalah jika informasi tersebut bernilai harga yang dibayar mahal. Segala kepercayaan, segala informasi yang dijaga akhirnya bocor dan melebar.
Agaknya kita lebih berhati-hati menaruh kepercayaan informasi, berita dan curhat. Agar seluruh stamina kita tetap utuh dan terjaga dari hal-hal yang negatif.
Bagiku bidak kuda adalah bidak si supel pengkhianat!

Bagaimana pendapatmu?

Komentar

Postingan Populer