Part 1: Se-Liter Air mata Keringat di Lokasi Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM)

KPM...Ohh KPM...
Mata kuliah yang bikin nangis tapi memberi kenangan air mata rinduuu..
huwaaaaa....*nangis maksa ala komik jepang. Hebat sekali pengaruh KPM bagi pelakunya!
Well, Penempatan KPM kali ini di meulaboh Aceh Barat. sekitar enam ratus mahasiswa siap di terjunkan, *termasuk saya, hehe.. meski mahasiswanya sedang menjalani ibadah puasa tak ada alasan bagi Mahasiswanya untuk menolak ikut ke lokasi KPM. Akhirnya, walau sempat nangis-nangis bawang, akhirnya hati ini pasrah dan ikut rombongan KPM untuk terjun di lokasi KPM.
Well, menurutku KPM adalah Mata Kuliah yang berat juga Mata Kuliah yang tidak sexy. Mata Kuliah yang paling nyebelin, tapi bikin pelakunya mijit kepala mengenang indahnya lokasi KPM.
Perasaan yang aneh....

seperti pagi itu...

jarum jam menunjukkan pukul 05.00 wib, Masjid lamtemen baru saja menyalakan kaset murottal milik seorang syeikh, *Nggg..saya lupa namanya, hehe. aku bangun dengan teramat sangat malaaas! ugh, pagi itu hal yang pertama ku ingat adalah HARI INI AKU PERGI KPM!! sungguh, mengingatnya membuatku ingin tarik selimut lagi. semua anggota rumah sudah bangun, kecuali aku. *kok jadi malas fanny?
bunda menggedor pintu kamarku, "Kak, bangun... shalat subuh duluu...". aku melirik ke arah grendel pintu, "Lima menit lagi kalau belum bangun, pintu pasti terbuka. dan benar, pintu terbuka dengan sempurna.
"Bangun kak, shalat subuh dulu..". perintah bunda. "Get nda..". ucapku sambil bangkit dari kasur. setelah shalat subuh, bunda hendak membantu mengemasi barang, aku jadi bad mood . "nggak perlu bunda, jangan diberesin..biar kakak saja." ucapku tidak enak.
"Nggak apa-apa kak, bunda bantu beresin barang kakak. biar bunda sekalian nge-chek mana barang yang masih belum beres." aku jadi jengkel, *lho, kok jadi jengkel fanny?
"Aduh tidak usah bunda biar kakak saja, bunda jangan repot-repot. kakak bisa sendiri.." akhirnya bunda mengalah, setelah bunda keluar kamar, aku malah tiduran lagi.  "Ya Allah, kok saya jadi keberatan begini yaa". kataku seolah-olah curhat kepada Allah. pintu kamarku diketuk lagi, aku menoleh. pintu terkuak lagi, "kakak jam berpa kumpul di audit kampus?". "Ya Allah, saya jadi tambah bikin bad mood". "Jam 8 bunda..berangkatnya jam 9." kataku lesu.
"ayo kak, bangun. sekarang sudah jam 06.56 wib, nanti kakak terlambat.". bunda menegur kemalasanku.
aaiih dah, ini peristiwa !!!
kok waktu cepat sekali berjalan!! detik-detik terakhir, kok saya jadi tambah Emosii??

Komentar

Postingan Populer